You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
21 Titik Rawan Banjir Tersebar di Jakbar
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Bangunan Liar Hambat Normalisasi Kali

Upaya mengatasi banjir terus dilakukan Pemprov DKI, termasuk dengan melakukan normalisasi kali. Agar normalisasi bisa dilakukan dalam waktu cepat, peranan walikota di wilayah dalam menertibkan bangunan liar di bantaran kali juga diperlukan.

Masih berdiri banyak bangunan liar yang mengganggu proses normalisasi, kami meminta bantuan dari Pemkot Jakarta Barat untuk menertibkannya

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto meminta, Pemkot Jakarta Barat untuk menertibkan bangunan liar yang saat ini masih berdiri di bantaran sungai atau saluran air. Sebab, bangunan liar seperti yang terdapat di Kali Kamal, Kalideres, cukup menganggu pihaknya.

Normalisasi Waduk Melati Selesai 26 November

“Masih berdiri banyak bangunan liar yang mengganggu proses normalisasi, kami meminta bantuan dari Pemkot Jakarta Barat untuk menertibkannya,” pinta Tri, Selasa (28/7).

Saat ini Jakarta Barat masih menjadi wilayah rawan banjir. Setidaknya ada 21 titik rawan banjir ada di Jakarta Barat antara lain, 7 titik di Kecamatan Cengkareng, 5 titik di Kecamatan Kebon Jeruk, 3 titik di Kecamatan Grogol Petamburan, 3 titik di Kecamatan Kembangan, dan masing-masing 1 titik di Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kalideres, dan Kecamatan Tambora.

Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi menjelaskan, setiap musim hujan, puluhan titik rawan tersebut tergenangi air 20-70 cm. Menurut Anas, banjir merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi di wilayahnya. Ia berharap, pihak Tata Air DKI Jakarta melakukan normalisasi kali serta menurap bantaran kali yang ada di Jakarta Barat.

“Proyek yang sudah berjalan seperti normalisasi di Kali Tanjungan, Kalideres dan saluran penghubung di Kecamatan Kembangan dan Cengkareng,” jelas Anas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5028 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1801 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1528 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1516 personAnita Karyati